Skip to main content

CARA MEMBUKA REKENING INVESTOR PASAR MODAL

Sebelum kita berinvestasi di pasar modal indonesia, terlebih dahulu kita harus membuka rekening investor di salah satu bank seperti Bank Mandiri, Bank Permata, Bank CIMB Niaga tetapi wajib pembukaannya melalui perusahaan sekuritas seperti : Mandiri Sekuritas, Mirae Asset Sekuritas, BNI Sekuritas, Panin Sekuritas, BCA Sekuritas, dan lain - lain. Silakan search sekuritas terbaik dan terdekat dengan domisili anda.
Syarat-syarat pembukaan rekening antara lain : KTP (paspor atau KITAS untuk orang asing), NPWP, dan buku rekening tabungan untuk memastikan rekening penerimaan uang sama dengan nama yang ada di KTP. Setalah ketiga syarat utama itu lengkap, datang ke kantor sekuritas pilihan  anda dan mengisi form pembukaan rekening dengan lengkap dan benar ( tanpa biaya dan setor dana apapun).
Pada saat pembukaan rekening di kantor sekuritas kita akan ditawari mau transaksi secara online atau melalui broker, dalam hal ini kita cuma bisa pilih salah satu. Bedanya transaksi online dan melalui broker, antara lain: kalau transaksi melalui online trading biasanya fee jual/beli lebih murah karena pemantauan harga saham, pencarian informasi-informasi berkaitan dengan saham yang mau dibeli/dijual dan transaksi jual/beli kita lakukan sendiri. Selain itu, setoran awal untuk investasi online trading lebih kecil yaitu minimal sekitar Rp1 juta – Rp10 juta bahkan ada sekuritas yang minimal Rp.  100 ribu dan kalau transaksi melalui broker minimalnya sekitar Rp15 juta s/d Rp50 juta (bahkan lebih dari itu). Untuk minimal setoran awal ini masing-masing perusahaan broker berbeda-beda.
Selanjutnya, tinggal tunggu proses pembukaan rekening oleh pihak sekuritas menunggu pembukaan rekening selesai, kita akan memperoleh Rekening Dana Investor (RDI) dan ID serta password (untuk pembukaan rekening online trading) dalam waktu 3 sampai dengan 14 hari kerja yang biasanya diberitahukan melalui email. Nanti kita juga akan dapat kartu AKSes-Ksei (Kustodian Sentral Efek Indonesia). 
Setelah Rekening dana investor sudah siap atas nama anda maka segera setor modal bisa darimanapun melalui transfer atm/RTGS/LLG/setor tunai melalui teller bank sesuai syarat minimal ditentukan tergantung yang ditentukan perusahaan sekuritas. Andapun sudah siap menjadi salah satu investor dari perusahaan listing di Bursa Efek Indonesia seperti Bank BCA, Bank BRI, Bank BNI, Astra Internasional, dan lain - lain.

Ada pertanyaan? Silakan isi kolom comment dan saya dengan senang hati menjawab setiap pertanyaan anda...

Comments

Popular posts from this blog

PERBEDAAN PERJANJIAN TITIPAN & PINJAM MEMINJAM

Definisi hukum pinjam meminjam diatur di dalam pasal 1754 Kitab Undang-undang Hukum Perdata (B.W) : “pinjam meminjam ialah perjanjian dengan mana pihak yang satu memberikan kepada pihak yang lain suatu jumlah tertentu barang-barang yang menghabis karena pemakaian, dengan syarat bahwa pihak yang belakangan ini akan mengembalikan sejumlah yang sama dari macam dan keadaan yang sama pula” Sedangkan definisi penitipan sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 1694 BW : “ Penitipan adalah terjadi, apabla seorang menerima sesuatu barang dari seorang lain, dengan syarat bahwa ia akan menyimpannya dan mengembailkannya dalam ujud asalnya” Permasalahan yang bisa timbul mengenai pembedaan antara kedua perbuatan hukum tersebut ialah menyangkut kepemilikann, apabila perjanjian yang dibuat bersama dengan teman / orang lain merupakan sebuah perjanjian penitipan barang, maka kepemilikan uang tersebut tidak beralih, artinya uang senilai Rp. 10.000.000 (sepuluh juta rupiah) tetap menjadi milik dari pe...

PT.Bumi Resources Tbk (BUMI) :TAWARKAN PERTUKARAN HUTANG MENJADI SAHAM

Harga saham PT.Bumi Resources Tbk (BUMI) berfluktuasi pada perdagangan hari ini, 9 Juni 2017. Hal itu seiring dengan tawaran pertukaran utang menjadi saham yang dilakukan perusahaan kepada para pemegang obligasi yang tercatat di Singapura. Harga saham BUMI hari ini sempat naik 7,3 persen ke level Rp 352, level atau tertinggi  intraday . Namun, saham BUMI hari ini ditutup di Rp 340, atau naik Rp 3,66 persen dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp 328 per saham. Tercatat, terjadi transaksi senilai Rp  241,11 miliar untuk 710,27 juta saham BUMI pada hari ini. Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Singapura (SGX), anak usaha BUMI yakni Bumi Capital Pte Ltd telah mengirimkan surat pemberitahuan ( Exchange Offer Memorandum atau EOM) kepada seluruh kreditur obligasi senilai US$ 300 juta yang jatuh tempo 2016. Surat itu menyebutkan bahwa bila tidak ada respons sampai 26 Juli 2017 waktu London (27 Juli 2017 waktu Indonesia), maka mereka akan kehilangan hak ...

DAFTAR RETURN SAHAM LQ45 2014

sumber : frankyrivan.com